Sabtu, 17 September 2011

it's about "monyong"

Waktu kuliah aku punya “geng” di kelasku, kami berenam, cewe-cewe semua, namanya “monyong crue” disingkat MC. Terdiri dari aku, dayah, indri, jumasni, heny dan indah. Kumpul berenam secara nggak sengaja, (aku, indri dan dayah asli samarinda dan tinggal sama ortu), sedangkan yang lainnya nge-kos. Ceritanya waktu menunggu jeda kuliah selanjutnya, heny ngajak nunggu dikosnya aja, semenjak itu kami jadi sering ber enam, dan tercetuslah ‘monyong crue”. Mungkin pada berkerut jidat, kok namanya “monyong”, aku sendiri bingung kenapa diberi nama begitu. Awalnya sih ada yang ngga setuju karena kesannya ngolok, tapi yang lain menengahi diganti aja maknanya bukan monyong yang sebenarnya, jadi “monyong” di antara kami artinya “sayang”, jadi kalo salah satu ada manggil misalnya “yayu monyong”, artinya “yayu sayang”.
Jadi aku dan yang lain kalo dipanggil monyong pasti noleh, dan ngga pernah marah, karena kami menganggap dipanggil “sayang”, maksudnya ini sayang sebagai teman. Teman-temanku yang lain selain monyong juga tau masalah ini, jadi mereka seneng banget manggil aku “yayu monyong”, padahal maksud mereka ngolok, tapi aku sih asik-asik aja hehe, malah kalo maksud mereka bilang aku monyong karena kesal, ya aku tetep asik-asik aja, misalnya mereka bilang “dasar yayu monyong”, trus aku jawab “kan aku memang monyong” sambil senyum lebar, jadi aku nggak kesal hehehe…

Pernah waktu itu aku udah dikampus depan kelas, trus di seberang sana, sekitar 10 meter lah aku lihat heny dan indah jalan berdua menuju perpustakaan, aku panggil mereka agak berteriak “HENY, INDAH” eh mereka berdua nggak noleh, cuek aja… trus aku panggil lagi “MONYONG” keduanya langsung noleh. Jadi begitulah, telinga kami sudah terbiasa, dengan panggilan “monyong”. Kalo manggil2 juga bukan nama, tapi “nyong, monyong”…..

Kami menetapkan tanggal 1 oktober 2001 sebagai awal dari persahabatan kami, karena kami mulai dekat sekitar bulan tersebut diawal-awal semester pertama, ya sudah aku sih ikut aja. Jadi setiap tanggal 1 oktober kami ulang tahun, dirayainnya dengan bertukar kado, jadi masing2 dari kami harus menyiapkan satu buah kado dengan nominal yang sudah ditentukan, kadonya terserah tapi nilainya harus sesuai dengan yang sudah disepakati, awalnya kami menetapkan kado dengan nilai Rp 10.000, maklum banyak anak kos, dan yang nggak kos juga ngos-ngosan hehe…

Di ultah pertama aku dapat kado miniatur “arale” tau kan… ituloh kartun jepang yang kepalanya besar, dengan karakter sedikit sembrono, pas aku dapat itu, teman2ku bilang wah cocok banget sama karakter yayu, hihihi..aku jadi malu, memang aku sedikit agak sembarangan dan barang2 kalo dekat2 aku kadang cepat rusak, tapi sekarang aku mulai sedikit lembut hehe…
Kado kedua aku dapat miniatur piano, trus dapat aquarium kecil, trus diultah selanjutnya lagi dapat baju tidur warna hijau, trus selanjutnya lagi dapat bonek guling winne the pooh.
Tapi ada saatnya kami berjauhan, waktu kuliah aku cukup aktif dikegiatan kampus, sedangkan yang lain tidak, jadi aku habis kuliah pasti sudah ngumpul dengan teman2 di BEM atau di himpunan mahasiswa jurusan, dan monyong2 yang lain pulang. Aku pernah di “sidang” monyong2 gara-gara aku terlalu sibuk dengan kegiatan, sampai2 kuliah sering terlambat, kadang bolos, jarang ngerjain PR (sukanya nyontek aja), udah gitu ngerjainnya buru2, ternyata monyong2 peduli, mereka nasehatin aku, katanya bukannya mereka nggak suka liat aku aktif dikegiatan, tapi mereka berusaha mengingatkan tujuan kuliah yang sebenarnya, aku jadi sadar dan terharu hiks…hiks…hiks… setelah itu aku mulai rajin lagi kuliah, berusaha nggak terlambat dan ngerjain tugas-tugas. Monyong2 emang baik.:)

Pernah juga ada konflik diantara kami, semua sibuk masing-masing dengan urusannya, kami hanya bertemu dikelas aja, habis itu bubar. Kerasa banget sih, sampai2 pas ultah MC kami cuek2an aja, sedih sih klo ingat itu. Tapi alhamdulillah bisa lancar lagi hubungan kami, sampai sekarang sudah sepuluh tahun kami berteman.

Kami sekarang terpisah, jumasni di nunukan (kaltim bagian utara), Indah di Pasir (sananya lagi balikpapan) ikut suaminya, Heny di Bontang karena jadi PNS disana yang memang tempat tinggal ortunya, sedangkan aku, indri dan dayah tetap di Samarinda, meskipun begitu kami jarang bertemu karena kesibukan masing2. tapi kami berusaha keep in touch, dengan ber-sms, telpon atau di fb. Jadi setiap ada yang ke samarinda, pasti kami usahakan untuk bertemu meskipun hanya sebentar.

Nah ini menjelang 1 oktober kami mau ultah lagi, dan lagi2 kita tukeran kado, kali ini dengan nominal yang jauh lebih besar dari yang pertama, kan udah kerja hehe…. Tapi kali ini kayaknya dirayakan bertiga saja, karena yang lain tidak bisa ke Samarinda, jadi kadonya dikirim aja, trus nanti diundi lagi deh, tahun ini aku berharap dapat kado dari indah, karena aku belum pernah dapat kadonya dia, sedangkan dari yang lain aku sudah pernah dapat semua.

Kami sudah saling mengingatkan untuk nyiapin kado sebulan sebelumnya, biar ngga lupa, dan aku sudah siap dong jauh-jauh hari, biar nanti ngga keburu, bingung juga sih mau cari kado apa ya…mikir-mikir akhirnya ketemu juga aku bungkus kadoku bagus2 biar cantik dan menarik, ini bagian bunga yang ditempel aku buat dari kertas koran loh, kebetulan aku punya buku panduannya, bagus kan hehehe…


Aku berharap di tahun ke 10 persahabatan kami bisa berlangsung seterusnya, meskipun kami jarang ketemu, tapi kami tetap satu hati, aku kangen sama teman2ku ini. Miss you my friends…J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar